Placeholder

Pulau Bidadari Resort - Tour Pulau Seribu

Wisata Pulau Bidadari - Pulau Seribu

Pulau Bidadari merupakan salah satu pulau gugusan Pulau Seribu yang dikelilingi pohon besar. Dahulu pulau ini bernama Pulau Sakit dan Pulau Pumered. Pulau Bidadari Resort tidak jauh dengan pulau seribu resort lainnya yang berada di kawasan Kepulauan Seribu seperti Pulau Putri, Pulau Sepa, dan pulau lainnya. Secara geografis pulau ini berada di antara gugusan Pulau Onrust, Pulau Khayangan, Pulau Kelor, dan Pulau Ayer, Kelurahan Untung Jawa, Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan dan Kabupaten Kepulauan Seribu provinsi Ibu Kota Dki Jakarta. Pulau Bidadari bukanlah lokasi yang tepat untuk snorkeling dan diving, karena lokasinya yang masih terlalu dekat dengan Jakarta sehingga pencemaran air membuat dua kegiatan ini cukup berbahaya dan juga air yang keruh serta curamnya pantai pulau tersebut.

Pulau Bidadari Resort memiliki resor yang berada di atas laut atau yang dikenal dengan cottage apung (floating cottage). Cottage ini berupa rumah panggung di atas air layaknya perkampungan nelayan. Selain itu juga terdapat cottage di darat yang terdiri dari dua model yakni model panggung dan bukan panggung. Cottage model panggung didesain mirip dengan rumah adat minahasa. Pulau Bidadari resort memiliki total 49 cottages yang terbagi atas 3 pilihan kamar seperti 23 unit Deluxe Cottages, 20 unit Family Cottages, dan 6 unit Suite Cottages. Masing-masing kamar memiliki fasilitas yang telah disediakan untuk melengkapi kebutuhan selama para wisatawan menginap di cottage tersebut.

Wisata Pulau Bidadari dilengkapi dengan berbagai fasilitas rekreasi yang cocok untuk liburan keluarga, selain sebagai pulau wisata, pulau seribu resort ini terdapat cagar budaya yang sudah di resmikan oleh pemerintah Dki Jakarta, cagar budaya tersebut sebuah benteng peninggalan jaman Belanda yang bernama Benteng Martello. Salah satu pulau yang memiliki sejarah pada jaman penjajahan Belanda ( VOC ) yaitu pulau bidadari yang masih meninggalkan beberapa benda bersejarah terdapat di pulau tersebut, benda peninggalan di pulau ini seperti : andong, meriam dan bangunan berbentuk sebuah benteng untuk mempertahankan serangan. Benteng Martello yang masih berdiri meskipun bangunan tersebut sebagian sudah rusak tetapi masih terlihat kokoh. Bangunan tersebut berdiri kurang lebih pada abad ke-17 dan juga pulau ini dijadikan tempat untuk karantina.

Share

maker